Diungkapkan Kapolres, dalam kegiatan penutupan tambang illegal ini tidak main-main. Pihaknya menerjunkan 82 Personil Polres Sukabumi, dibantu Sat Brimob Polda Jabar, 30 Personil TNI, Satpol PP, dan Perhutani. Dalam operasional ini, tim menggunakan alat-alat berat. Alat berat seperti traktor berguna untuk memepercepat jalannya operasional penutupan lubang-lubang galian.
Setelah kegiatan penutupan lubang-lubang, operasi yang di pimpin Aa Dede (Sebutan akrab Kapolres Sukabumi) melakukan penghijauan dengan menanam 200 Pohon Mahoni. Tidak hanya itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemblokiran atau penutupan akses jalan yang menuju ke lokasi tambang illegal. Sedangkan penutupannya menggunakan pagar kawat. Selain itu akses jalannya juga tidak bisa dilewati atau digunakan kembali.










