KAB. BANDUNG || bedanews.com — Manager Perkebunan Sedep Pangalengan PTPN VIII Kabupaten Bandung, Heru Supriyadi, mengatakan, saat ditanyakan berapa ton teh yang di ekpor ke Eropa oleh awak media, Kams kemarin, 11 Agustus 2022, ia meyatakan tidak mengetahui jumlah teh yang di ekspor ke Eropa. Begitu juga dengan jumlah dan harganya.
Menurutnya ia hanya menerima petikan teh dari para pemetik teh saja. “Jadi saya tidak mau berspekulasi menyebutkan jumlahnya karena takut salah,” katanya di rumah mess adm.
Saat itu Heru hanya memaparkan jenis-jenis unggulan yang terdiri dari beberapa variant. Namun saat ini lebih memprioritaskan dengan pengolahan teh putih, karena harga jualnya sangat tinggi khususnyandi eropa.
Masyarakat Eropa itu terhadap minuman teh sangat menikmati sekali dalam mengkonsumsinya, jauh berbeda dengan masyarakat Indonesia. Apa lagi sekarang tengah digemborkan kalau air putih sebagai minuman sehat, jelas ini sangat mempengaruhi eksistensi teh dalam penjualannya.










