“Namanya juga perubahan dan pengembangan system, Itu semua tidak bisa dilakukan secara instan, akan terus ada perbaikan dan penyesuaian. Oleh karena itu, program ini harus terus dikawal hingga tuntas dan sempurna. Dan itu bisa dilakukan jika Bapak Thamrin melanjutkan kepemimpinan periode kepengurusannya yang kedua,” ujar Salah satu peserta Rakernas yang tidak mau disebutkan namanya.
Selain tentang kebijakan tata kelola, kepemimpinan Thamrin Marzuki juga diapresiasi karena mampu berprestasi di tengah masa pandemi Covid-19.
Perlu diketahui bahwa, tantangan yang dihadapi Ketua Umum PBTI dalam mengelola organisasi di kepengurusanya tidaklah mudah. Apalagi di tengah wabah pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia selama dua tahun. Namun sejumlah catatan prestasi tetap ditorehkan. Bahkan di era kepengurusaanya, Indonesia berhasil meraih juara dunia Poomsae.












