Selanjutnya terkait pemeliharaan dan perawatan dijelaskan juga bahwa, semua dilakukan dengan sangat mudah dan tidak butuh waktu ekstra, sehingga siapapun bisa melakukan asal ada kemauan. Dan bukan hanya cacing itu sendiri, kotorannya juga bisa dijual ke petani sebagai pupuk organik. “Cacing dapat di jual dengan nilai 10.000/kg dan kotoran cacing seharga 1000/Kg,” ungkap Serda Muhamad Rohman Yudianto.
Mulai awal usaha, bibit cacing ANT yang dibudidaya sebanyak 40 kilogram indukan dimana setiap bulannya memanen rata rata 40 kilogram cacing ini belum kotorannya yang juga laku dijual. Dengan perkembangbiakan, serta hasil yang diperoleh tersebut dapat disimpulkan bahwa budidaya ternak cacing yang digeluti oleh Serda Muhamad Rohman Yudianto benar-benar sangat menjanjikan dan layak dijadikan sebagai pekerjaan sampingan yang menghasilkan dan tentunya bisa ditiru oleh kita semua khususnya para prajurit Kodim 0802/Ponorogo maupun seluruh masyarakat.












