“Tahun pertama dan kedua sejak peresmian, pengunjung yang membeli jajanan, pakaian maupun asesoris cukup membludak. Namun seiring waktu, omzet saya malah terus menurun bahkan sempat terhenti karena kehabisan modal. Tahun 2019 saya dengan terpaksa kembali jualan di pinggir jalan karena di atas (Teras Cihampelas) kurang nyaman karena tak terurus,” jelasnya.
Menurut dia, seharusnya para pedagang itu merupakan penduduk asli Jalan Cihampelas, yaitu RT 03, 04, 05 dan 06, RW 05 Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong Kota Bandung.
“Ada informasi dulu sewaktu saya berdagang ada 190 lebih kios, malah orang luar Jalan Cihampelas bisa berdagang di Teras Cihampelas, ada orang Cicendo, Cimahi dan daerah lain. Isunya, kios dijual dikisaran Rp 50.000 hingga Rp 500.000 per kios,” ungkapnya.










