“Kami juga melakukan pendampingan eks lokalisasi Dolly. Untuk saat ini, kami juga melakukan pendampingan terhadap ojek online, khususnya ojek online perempuan. Kami bantu mereka dengan kegiatan produktif,” kata Luthfi.
Luthfi berharap, dengan adanya wadah Kampus Gekraf nantinya dapat lebih luas menjangkau masyarakat. “Kita berharap dapat memberikan manfaat tak hanya di Jawa Timur, tapi juga di seluruh Indonesia,” kata dia.
Ketua DPD RI menyambut baik apa yang sudah dilakukan oleh Gekraf Jatim. LaNyalla pun siap mendukung langkah kreatif Gekraf Jatim. Menurut LaNyalla, UMKM Indonesia memiliki banyak sekali potensi untuk dapat dikembangkan. Hanya saja, ia menilai kurangnya dukungan, utamanya dalam hal pengembangan kapasitas dan pasar dari produk yang dihasilkan.













