Gambaran ini menjadi modal kompetitif produk Kota Bandung dengan daerah-daerah lain.
“Jadi ini menurut kita bisa dijual lebih jauh lagi. Kita berharap kegiatan-kegiatan seperti ini betul-betul bisa di-viral-kan, diramaikan, disosialisasikan lebih luas lagi. Sehingga ke depan kegiatan ini mungkin yang pertama jadi bisa dipertahankan di tahun-tahun yang akan datang,” katanya.
Sentra Industri
Tedy menjelaskan, dahulu Kota Bandung hanya memiliki 7 sentra industri. Sekarang jumlahnya sudah mencapai 28 sentra industri. Tetapi karena keterbatasan anggaran dan kesiapan, baru 15 sentra industri yang bisa kembali diupayakan.
“Apresiasi kepada Bu Kadisdagin yang berupaya terus menjembatani apa yang menjadi kebutuhan dari para pelaku usaha khususnya di sentra industri, yang dengan kondisi selepas pandemi mereka kesulitan mengikuti event-event. Kita juga mengapresiasi tempatnya di salah satu mal yang representatf dan banyak dikunjungi warga Jabodetabek. Jadi mudah-mudahan ini menjadi kegiatan rutin pameran sentra industri di Kota Bandung,” ujarnya.













