“Hari libur bukan alasan untuk menghentikan pekerjaan. Selama masyarakat masih membutuhkan akses yang layak, kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik. Jembatan ini merupakan harapan masyarakat, dan menjadi tanggung jawab moral kami untuk membantu mewujudkannya”, ungkap Dansatgas.
Lebih lanjut, Dansatgas menegaskan bahwa keberhasilan program TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat yang terus mendampingi dan membantu personel Satgas di lapangan. Walaupun harus bekerja di tengah lumpur dan genangan air, kebersamaan inilah yang membuat setiap tantangan terasa lebih ringan,” tambahnya.
Pembangunan jembatan tersebut diharapkan nantinya dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka akses yang lebih baik menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pusat perekonomian. (Pendim 1808/Mansel)













