Selanjutnya, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo menyentuh sasaran fisik rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Termasuk diantaranya adalah rumah milik Miseni (51), warga Dukuh Gupit Desa Bulu Lor. Rumah yang dahulu sangat memprihatinkan, kini sedang direhab oleh 6 orang anggota TNI bersama warga Dukuh Gupit.
Tampak pagi ini anggota TNI bersama warga mengerjakan pasangan dinding batako rumah milik Miseni yang telah lebih separuh dikerjakan, Minggu (26/07/26).
Menurut Tegus Santoso (53), warga Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang bangunan ini, niki griyane Miseni direhab mboten mbongkar atap. Niki dipun jagul mawi pring ori, ungkapnya.
Ditambahkan Teguh, rumah Miseni direhab tanpa membongkar atap. Sedangkan dalam proses pembangunan atap ditahan dengan perancah. Ditanya tentang keuntungan dan kesulitan penggunaan sistem jagul ini, tukang batu berpengalaman belasan tahun ini mengungkapkan, keuntunganipun nggih waktu nggarapipun langkung cepet. Menawi kesulitanipun nggih butuh jagul ingkang kuwat, nek mboten kuwat pengaruh ten struktur rangka atap ipun, pungkasnya.













