“Tanam jagung ini sifatnya perdana dan dilaksanakan serentak di wilayah kami. Mulai dari Pacitan, Ponorogo, Madiun, Magetan, Ngawi, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan Nganjuk. Semuanya melaksanakan,” ujarnya.
Pamen TNI AD itu mengungkapkan, aksi tanam jagung yang dilaksanakan juga dilakukan secara bersinergi, baik dengan aparat kepolisian, pemerintah daerah, serta berbagai komponen bangsa lainnya.
Melalui peran serta dari seluruhnya, ia berharap, kerja keras yang dilakukan akan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Terkait keterbatasan air yang digunakan untuk pertanian masyarakat di wilayah Saradan, Danrem mengaku siap membantu untuk mencarikan solusi guna mengatasi permasalahan tersebut.
“Kami mendengar, di wilayah sini untuk kebutuhan air memang kurang, tetapi kami mengupayakan nantinya akan bekerja sama dengan komponen bangsa yang lain. Entah itu dari sumber air yang kami angkat dari sungai atau pun ngebor sendiri,” bebernya.













