“Apa yang orang takutkan ketika muncul visi Bandung Agamis dan khawatir hanya berpihak pada sekelompok orang, tapi ternyata tidak, kami diperlakukan secara adil,” imbuhnya.
Bahkan saat Indonesia termasuk Kota Bandung dilanda pandemi Covid-19 dan vaksinasi menjadi program prioritas pemerintah untuk percepatan herd immunity atau kekebalan kelompok, Mang Oded tidak pernah mengesampingkan kaum minoritas.
“Saat itu kami belum mendapat jatah vaksin. Beliau bertanya sudah mendapat atau belum? Kemudian saya bilang kami minoritas, sedangkan mayoritas yang sekian banyaknya lebih membutuhkan. Tapi beliau langsung memberi arahan kepada Kadinkes agar kami mendapat vaksin,” ungkap Tan.
“Beliau mengungkapkan, bukan masalah sedikit atau banyaknya tapi harus merata dan terfasilitasi dengan baik. Ini yang membuat saya begitu terenyuh bagaimana beliau memberi rasa adil kepada kami,” imbuhnya.












