“Setelah kita cek, harganya masih terbilang normal. Data ini nanti kita laporkan ke komando atas,” ujar Sertu Saswito.
Sementara itu, Dandim 0716/Demak, Letkol Czi Pribadi Setya Pratomo menyampaikan bahwa, pemantauan yang dilakukan jajarannya sebagai upaya menindaklanjuti instruksi pemerintah tentang perkembangan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng curah di wilayah.
Dijelaskannya, jika patroli yang dilakukan pihaknya terkait harga minyak goreng bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan atau lonjakan harga minyak goreng di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Demak.
“Kita ingin meminimalisir dan mencegah terjadinya lonjakan harga minyak goreng di masyarakat,” kata Dandim ditemui di ruang kerjanya.
Selain patroli, Dandim menyebut, jika Babinsa di wilayah juga diwajibkan untuk melakukan sosialisasi pada pelaku usaha minyak goreng di sejumlah tempat yang ada di wilayahnya, sehingga secara bersama-sama menjaga stabilitas harga minyak goreng yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.












