Dengan munculnya “Perang Dingin Baru” antara Amerika Serikat dan China, New York Times pada tanggal 14 bulan ini menerbitkan artikel khusus yang ditulis oleh Ruchir Sharma, Kepala Strategi Global di Morgan Stanley Investment Management. Kemampuan Taiwan dalam memproduksi chip, terlepas dari teknologi atau pengaruh pasar, harus dihargai oleh semua negara yang mengembangkan teknologi.
Seiring Perang Dingin AS-China yang semakin intensif, peranan Taiwan akan terus meningkat. Di masa lalu, pentingnya Taiwan diperhitungkan berdasarkan geopolitik, namun sekarang, Taiwan telah menjadi penghubung utama dalam rantai pasokan teknologi global, dan pengaruh Taiwan dalam teknologi bahkan melebihi pengaruhnya dalam geopolitik. Bobot pengaruh ekonomi ini akan terus meningkat dikarenakan perebutan hegemoni teknologi global. Ini menjadikan Taiwan sebagai salah satu negara terpenting di dunia. ***













