Menurutnya, walaupun ditengah masa pandemi Covid-19, mereka tetap konsisten berlatih keras, sehingga hasil yang raihpun maksimal. Ini menunjukkan bahwa prestasi yang dicapai mereka adalah output dari sebuah proses tata kelola pembinaan atlet usia muda yang berjalan dengan baik.
Para atlet berprestasi ini tak lepas dari identifikasi bakat dan pembinaan yang di produksi oleh klub atau dojang, dan di monitoring serta di bina terus secara berjenjang ditingkat pengprov, hinggga mereka digembleng secara optimal di pelatnas.
“Saya sebagai Ketua Umum PBTI merasa bangga, dimana atlet muda kita berprestasi di tingkat global. Ini menunjukkan walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19, pembinaan atlet di pusat maupun di darah tetap berjalan secara optimal,” ujar Thamrin.











