Rangkaian acara perayaan selama sembilan hari itu menjadi ajang penting untuk menghidupkan kembali semangat peradaban Islam yang maju, toleran dan berdaya saing.
Dalam konteks tersebut, dukungan terhadap Gaza menjadi simbol bahwa semangat peradaban Islam Banten tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga global.
Pembangunan RSIA di Gaza City sendiri merupakan upaya besar Indonesia dalam membantu pemulihan kondisi kesehatan masyarakat Palestina, terutama ibu-ibu dan anak-anak yang menjadi korban paling rentan dari konflik berkepanjangan di wilayah itu.
Rumah sakit yang diinisiasi oleh Maemuna Center dan AWG tersebut akan dibangun di atas lahan wakaf serta mendapat dukungan dari berbagai organisasi kemanusiaan di Indonesia.
Pembangunan RSIA di Gaza membutuhkan anggaran sebesar Rp 402 miliar, dengan tahap awal penggalangan dana sebesar Rp 201 miliar. Sejumlah organisasi kemanusiaan dan lembaga zakat di Indonesia telah menyatakan komitmennya untuk mendukung proyek kemanusiaan itu.












