Ia menambahkan, pelaksanaan MBG juga diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi lokal melalui keterlibatan produsen pangan daerah.
Sementara itu, Kepala Instalasi Gizi RSUD Iskak Tulungagung, Ratih Puspitaningtyas, menekankan pentingnya pembentukan kebiasaan makan sehat sejak dini. “Makanan sehat bukan sekadar kenyang atau enak, tetapi harus memperhatikan kecukupan gizi dan keamanan pangan.
Melalui MBG, kita menanamkan pola konsumsi yang beragam, seimbang, dan aman demi membentuk sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif,” jelasnya.
Melalui sosialisasi ini, para narasumber sepakat bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentang menyediakan makanan, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk menciptakan generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing tinggi.













