Sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Kesehatan, Badan Gizi Nasional, serta sejumlah lembaga terkait lainnya,
Mariana menekankan bahwa program ini memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar pemenuhan kebutuhan pangan anak sekolah. Menurutnya, MBG juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan masyarakat setempat.
“Lebih dari itu, program ini juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi daerah. Setiap dapur SPPG akan menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Bayangkan jika di satu kecamatan terdapat beberapa dapur, maka akan tercipta banyak lapangan pekerjaan baru bagi warga,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kebutuhan bahan pangan untuk mendukung operasional dapur program akan melibatkan petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal. Dengan demikian, perputaran ekonomi dapat terjadi secara langsung di wilayah tersebut.












