“Program ini memastikan anak-anak sekolah memperoleh asupan gizi yang seimbang, terutama di wilayah rawan pangan. Kami ingin memastikan kebijakan ini tepat sasaran dan efektif, sekaligus menjamin keamanan pangan serta memperkuat regulasi lintas sektor,” ujar Haris.
Ia menambahkan, sosialisasi ini juga menjadi sarana penting untuk mengawal kebijakan MBG agar berdampak langsung pada masyarakat dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra kerja.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Surabaya, Joko Sriyono menyoroti pentingnya kesadaran akan kualitas gizi sejak usia dini. Gizi sejak dini merupakan salah satu fondasi utama untuk melahirkan generasi yang berkualitas.
“Gizi bukan hanya soal kenyang, tapi tentang keseimbangan dan kualitas pangan. Anak-anak yang bergizi baik akan lebih fokus, produktif, dan jarang sakit. MBG bertujuan menanamkan kebiasaan makan sehat yang akan membentuk karakter dan daya saing generasi muda,” tegasnya.










