“Sasaran program MBG ini adalah peserta didik (PAUD, SD, SMP, dan SMA), serta kelompok non-didik seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” ucap Achmad Kudori.
Selain gizi, program MBG juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan berbagai pelaku usaha di sektor pangan dan membuka lapangan kerja di wilayah sekitar dapur gizi atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) khususnya di Kota Blitar.
“Hingga saat ini, sudah beroperasi 1 SPPG di wilayah Kab./Kota Blitar Jumlah tersebut diharapkan terus meningkat seiring dengan tumbuhnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program ini. Pembangunan dan fasilitas dapur harus memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan oleh BGN,” ungkap Achmad.













