Dalam sambutannya, Maharani menegaskan bahwa program MBG adalah amanat langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menjamin asupan nutrisi yang cukup bagi anak-anak Indonesia.
“Anak-anak kadang tidak suka makan sayur atau nasi, tapi dengan makan bersama teman-temannya, mereka jadi lebih semangat. Ini salah satu dampak positif dari program makan bergizi ini,” ujarnya.
Maharani juga mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya di wilayah Bagan Batu, untuk aktif mendukung dan menyukseskan program ini. Ia menyebut pembangunan dapur umum sebagai infrastruktur utama program akan dilakukan secara bertahap, termasuk di daerah Rokan Hilir.
Sementara itu, Herry Setyadi Dewanto menjelaskan bahwa satu dapur pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) ditargetkan mampu melayani hingga 3.000 penerima manfaat setiap hari. Pemerintah menargetkan pembangunan 32.000 dapur SPPG secara nasional hingga akhir 2025.











