Kemudian, Tenaga Ahli SDM dan Madya Badan Gizi Nasional Mochamad Halim menegaskan bahwa pemenuhan gizi masyarakat merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas bangsa. Menurutnya, intervensi gizi yang tepat dan berkelanjutan akan menentukan arah masa depan Indonesia, baik dari aspek kesehatan publik maupun daya saing ekonomi.
“Gizi yang baik adalah pondasi pembangunan nasional. Anak-anak yang mendapatkan asupan bergizi sejak dini akan tumbuh menjadi generasi yang sehat secara fisik, cerdas secara mental, dan kuat secara emosional. Ini bukan sekadar program sosial, tetapi strategi pembangunan SDM yang akan menentukan posisi Indonesia dalam peta global ke depan,” ujar Halim.
Ia juga menekankan pentingnya literasi gizi di tingkat akar rumput. Dalam program ini, tidak hanya makanan bergizi yang disediakan, tetapi juga edukasi yang menyeluruh kepada keluarga, pengelola sekolah, dan tokoh masyarakat mengenai pentingnya pola makan yang seimbang dan beragam.













