“Pendistribusian MBG dilakukan dalam dua tahapan, yaitu pukul 09.00 untuk anak usia dini dan SD kelas 2, serta pukul 12.00 untuk siswa SD kelas 3 ke atas dan SLTA/SMK. Sekolah yang masuk siang akan mendapatkan MBG sebelum jam belajar dimulai,” jelas Zaitun.
Ia juga menekankan bahwa tidak ada pungutan biaya untuk menjadi mitra dapur MBG dan pendaftaran bisa dilakukan melalui situs resmi BGN di mitra.bgn.go.id.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom, menyoroti pentingnya sosialisasi ini untuk mencegah penyalahgunaan nama BGN oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Ia juga menyampaikan bahwa angka stunting di Kabupaten Bogor terus mengalami penurunan berkat upaya bersama lintas sektor.
“Program MBG ini akan menjadi langkah strategis untuk mempercepat penurunan stunting. Kami berkomitmen melanjutkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Aan.











