Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari menekankan bahwa MBG bukan hanya sekadar penyediaan makanan, tetapi sebuah fondasi untuk membentuk generasi unggul.
“Pelaksanaan MBG bukan hanya soal memberi makanan, tetapi menjamin kualitas gizi anak-anak kita. Standar gizi yang terpenuhi akan menghasilkan generasi yang sehat dan siap menghadapi tantangan global.” Tutur Putih Sari.
Ia juga menambahkan bahwa program ini membuka peluang ekonomi melalui penguatan rantai pasok lokal dan UMKM pangan. Pelaku ekonomi dan masyarakat mempunyai peluang besar untuk meningkatkan perekonomian mereka dengan terlibat langsung dalam program MBG.
Sementara itu, perwakilan BGN, Teguh Suparngadi, menyoroti bahwa keberhasilan MBG memiliki dua dampak besar bagi masyarakat. “Pemenuhan gizi anak harus dilihat dari sisi kualitas hidup anak dan potensi masyarakat. Setiap kali anak menerima makanan bergizi, masyarakat sekitar juga merasakan manfaat ekonomi melalui ekosistem SPPG-SPPG.” Papar Teguh.











