“Program ini juga menjadi edukasi bahwa makanan bergizi bukan makanan berlemak, tetapi makanan sehat yang sesuai dengan kebutuhan tubuh,” ujar Sri Meliyana.
Ia berharap kebiasaan makan bergizi yang diperoleh anak-anak di sekolah melalui program MBG dapat dilanjutkan di rumah. Karena itu, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam melengkapi asupan gizi anak.
“MBG juga mendidik anak-anak untuk disiplin dan bersyukur atas pemenuhan gizi yang mereka terima. Program ini adalah cita-cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun pondasi kuat bagi generasi emas Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Rahma Dewi Auliyasari dari Badan Gizi Nasional menambahkan bahwa Program MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.













