“Semua yang berobat di puskesmas, khususnya di Babakan Tarogong itu, merasakan hal yang sama. Yakni kenyamanan seperti puskesmas-puskesmas lain yang sudah layak, itu supaya adil,” ujarnya.
Walau demikian, pekerjaan rumah lainnya masih banyak terkait kesehatan di Kota Bandung. Salah satunya belum meratanya jumlah puskesmas di setiap kelurahan Kota Bandung.
“PR kita masih banyak, dari setiap kelurahan di Kota Bandung, hanya ada 80 puskesmas. Jadi banyak sekali daerah-daerah yang belum memiliki puskesmas. Sehingga kita akan konsisten mendorong bagaimana caranya, dan khususnya yang ada di kelurahan Kota Bandung ini, bisa satu puskesmas meng-cover dua kelurahan,” katanya.
Dengan demikian, DPRD bersama Dinas Kesehatan Kota Bandung akan bersinergi dalam mendorong peningkatan kualitas kesehatan di kewilayahan.










