“Kami ingin mengenalkan sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal pembelajaran menjadi lebih komprehensif karena siswa melihat langsung proses dan nilai yang ada,” ucapnya.
Untuk siswa kelas VIII mengusung tema budidaya dan kewirausahaan mereka melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi peternakan dan pertanian termasuk budidaya ikan gurame di Baregbeg Ciamis, serta budidaya ikan nila di salah satu sentra perikanan.
“Materi di kelas kami aktualisasikan di lapangan. Siswa belajar proses budidaya secara langsung sehingga memahami tantangan dan peluang usaha,” bebernya
Adapun untuk kelas IX, sekolah menerapkan Proyek Integrasi yang lebih menekankan pada kemampuan analisis dan pemecahan masalah sosial. Siswa putra melakukan observasi ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk mengkaji persoalan pengelolaan sampah di Kota Tasikmalaya.












