Sementara itu, Bunda Literasi Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil menyambut baik Modul Kolaborasi Kurikulum Darurat di Era AKB ini. Menurut Atalia, modul tersebut akan mempermudah siswa maupun orang tua dalam pelaksanakan pembelajaran di masa pandemi.
“Selama ini semuanya masih dalam batas daring (dalam jaringan/online) saja, tapi di SMKN 9 Bandung ini dua-duanya bisa dikolaborasikan,” ucap Atalia.
Atalia pun berujar, modul ini bisa mendukung kegiatan belajar mengajar khusunya bagi siswa SMK yang lebih banyak melakukan praktik.
“Agak sulit bagi sekolah yang mengharuskan banyak praktik secara langsung, tapi mereka harus (pembelajaran) daring. Jadi integrasi program seperti ini saya kira adalah yang paling tepat,” kata Atalia.
Kepala SMKN 9 Anne Sukmawati menjelaskan, Modul Kolaborasi Kurikulum Darurat di Era AKB menggabungkan beberapa mata pelajaran.













