Kekurangan :
-Fragmentasi Politik: Sistem pemilu terbuka dapat menyebabkan fragmentasi politik, di mana terdapat banyak calon independen yang mencalonkan diri tanpa dukungan yang kuat dari partai politik.
Fragmentasi ini dapat menghasilkan parlemen yang penuh dengan partai-partai kecil yang sulit untuk mencapai konsensus dalam pembuatan keputusan politik.
-Kekuatan Partai yang Menurun :@
Dalam sistem pemilu terbuka, kekuatan partai politik dapat menurun karena pemilih cenderung lebih fokus pada calon individu daripada partai politik itu
sendiri. Hal ini dapat mengurangi stabilitas partai dan menghambat pembentukan kebijakan yang
konsisten dan koheren.
Sistem Pemilu Tertutup :
Sistem pemilu tertutup adalah sistem di mana pemilih memilih partai politik, dan partai politik kemudian menentukan calon yang akan mewakili mereka dalam pemilihan.










