“Api dari sisa pembakaran diduga kembali menyala dan merembet ke tumpukan kayu bakar serta bangunan kandang,” ujarnya di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut baru diketahui sekitar pukul 18.35 WIB, saat Mislan melihat api sudah membesar. Ia pun langsung berteriak meminta bantuan warga dan menghubungi Babinsa untuk mendapatkan pertolongan.
Mendapat laporan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan petugas Damkar. Proses pemadaman dilakukan secara cepat dan terpadu hingga api berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Serma Guguk mengapresiasi kesigapan seluruh pihak, termasuk warga yang turut membantu proses pemadaman. Ia menegaskan bahwa, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi faktor penting dalam penanganan situasi darurat.













