Korban dinyatakan selamat, meski masih mengalami trauma. Adapun kerugian material yang terjadi adalah patahnya layar dan lepasnya katir dari jukung milik korban. Keberhasilan operasi ini menunjukkan kesiapsiagaan dan sinergi cepat antara Posal TNI AL Nusa Penida dan Tim SAR dalam melindungi masyarakat pesisir dan nelayan.
Bentuk keterlibatan prajurit TNI AL dalam operasi kemanusiaan seperti ini merupakan cerminan kesiapsiagaan prajurit TNI AL dalam menjaga keselamatan masyarakat di wilayah perairan Indonesia, selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwa prajurit Jalasena harus senantiasa hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk nyata pengabdian TNI AL kepada bangsa dan negara.
Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.











