Kepala Desa Banjarejo, Ali Nusiswanto menyebut, pembangunan jembatan sebagai jawaban atas kebutuhan lama warga. Ia menilai, perbaikan infrastruktur tersebut akan mempercepat arus mobilitas sekaligus menekan risiko kecelakaan.
“Jembatan ini sangat vital karena menjadi penghubung utama antar Desa dan akses alternatif warga. Setiap hari dilalui masyarakat untuk bekerja, sekolah, maupun distribusi hasil pertanian,” ujar Ali.
Ia menambahkan, kondisi jembatan lama yang sempit dan pagar pengamannya rusak membuat warga kerap waswas saat melintas.
“Kami bersyukur pembangunan akhirnya bisa dimulai. Pemerintah Desa bersama masyarakat siap mendukung dan mengawal prosesnya agar berjalan lancar serta segera dapat dimanfaatkan dengan aman,” kata Ali. (Red/Munthohar/Ershi).










