Berkat kerja sama seluruh pihak, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar dua hektar lahan milik Desa, sementara tanaman jati di sekitar lokasi dilaporkan dalam kondisi aman.
Serma Agus Sutrimo mengatakan, penanganan kebakaran membutuhkan respons cepat dan sinergi seluruh unsur di lapangan. Menurutnya, keterlibatan anggota Yon TP 886/PJ, petugas pemadam kebakaran, pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemadaman.
“Begitu menerima informasi, kami segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta pihak terkait untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah, berkat kerja sama anggota Yon TP 886/PJ, petugas pemadam kebakaran dan warga masyarakat, api dapat dikendalikan dan dipadamkan sehingga tidak meluas serta tanaman jati dapat diselamatkan,” ujar Serma Agus.













