“Sikaturahmi ini pempererat hubungan kerja yang telah terjalin lama. Tentunya, Beliau (red-KH.Baijuri Khotib) adalah ulama sekaligus pemimpin umat di kota Tangerang. Tentunya ulama merupakan cooling system (penyejuk) dimasyarakat jika terjadi konflik atau ganguan Kamtibmas,” ungkap Zain.
Lebih lanjut Zain menyampaikan, selama Ramadhan hingga saat ini, kondusifitas wilayah berlangsung aman dan damai. Kendati demikian, pihaknya masih saja menemukan dugaan ada upaya gangguan Harkamtibmas baik itu tawuran, perang sarung maupun kegiatan Saur On The Road (SOTR) yang dilarang. Namun, berkat kesigapan petugas hal tersebut dapat dicegah dan diantisipasi melalui pos-pos pantau.
Menurutnya, Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kondusifitas wilayah, membutuhkan bantuan serta kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga seluruh organisasi masyarakat.












