Salah seorang remaja (20) dari kelompok tersebut dikabarkan meninggal tertabrak truk yang melintas di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor tersebut.
Kombes Bismo menjelaskan, kegiatan sosialisasi pencegahan Rojali diikuti para orang tua, tokoh pemuda serta remaja di lingkungan kampung tersebut.
Dipilihnya Kampung Lebak Nangka untuk sosialisasi pertama karena lokasi kampung tersebut merupakan tempat tinggal korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal saat membuat konten Rojali beberapa waktu lalu di jalan KH. Soleh Iskandar.
”Fenomena Rojali ini tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh Polri beserta aparatur negara lainnya, namun juga perlu andil yang lebih besar dari orang tua, terutama dalam pengawasan Medsos dan pengetatan jam anak wajib berada di rumah,” ungkapnya kepada wartawan, Jum’at (13/1/2023).













