Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, menyampaikan bahwa kondisi tanah yang kering, tumbuhan layu, serta pasokan air yang menipis telah mencapai titik kritis, terutama di wilayah perkotaan dan sekitar Pulau Bintan. Shalat Istisqa menjadi harapan bersama, permohonan atas kesadaran, pertobatan, dan keberkahan dari sang Pencipta.
Lanal Bintan hadir bukan hanya sebagai pendukung fisik, tetapi sebagai pelaku sinergi sosial, bahwa instansi militer juga turut berperan dalam menjaga keharmonisan dengan rakyat, masyarakat, dan alam. Dalam kesederhanaan dan kerendahan hati, perayaan keimanan ini membawa pesan kuat, kita bersama, kita memohon, kita berharap untuk kehidupan yang lebih baik.
(Pen Lanal Bintan)













