• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Selasa, April 28, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Shah Alam Belajar dari Bandung, Terapkan Konsep Kawasan Bebas Sampah

Shah Alam Belajar dari Bandung, Terapkan Konsep Kawasan Bebas Sampah

admin by admin
7 Agustus 2025
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Untuk itu, Pemkot Bandung menggunakan metode kompos dengan bantuan maggot untuk mengolah sampah organik seperti daun dan sisa makanan.

Hasilnya, pupuk kompos dimanfaatkan untuk pertanian perkotaan yang disebut dengan Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) dan juga berarti ‘halaman yang baik’ dalam Bahasa Sunda.

“Dari sampah, kita dapat pupuk. Dari maggot, bisa jadi pakan ikan lele. Kita pelihara lele di ember lewat metode budikdamber. Semua saling terhubung,” jelas Erwin.

Sebagai tambahan, Kota Bandung juga menjalankan sistem Loseda atau Lobang Sesa Dapur, yaitu lubang yang ditanam di tanah untuk membuang sisa makanan. Loseda tidak menimbulkan bau, tidak beracun, dan justru menyuburkan tanah

BeritaTerkait

RAKOR-Direktur SUPD III Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Fauzan Hasan, S.STP, M.Si membuka Rapat Koordinasi Pusat yang digelar secara semi-hybrid. (Foto Ist).

Kawal APBD 2026, Kemendagri Perketat Aturan Anggaran Stunting agar Tepat Sasaran

28 April 2026

Kondisi Memprihatinkan Kampung Adat Naga Tasikmalaya, Anton Charliyan Harap Solusi Banjir dan Perbaikan Infrastruktur

28 April 2026
Page 4 of 4
Prev1...34
Tags: budikdamberBuruan SAEKawasan Bebas Sampahlingkungan bersihLosedamaggotPemkot Bandungpengelolaan sampah mandiriShah Alam MalaysiaZero Waste Bandung
Previous Post

KETUA MAHKAMAH AGUNG RESMIKAN RUANG SEKRETARIAT PTWP PUSAT

Next Post

Transformasi Sistem Manajemen Talenta, Ini Parameter yang Dikembangkan Ganis Badilum

Related Posts

RAKOR-Direktur SUPD III Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Fauzan Hasan, S.STP, M.Si membuka Rapat Koordinasi Pusat yang digelar secara semi-hybrid. (Foto Ist).
News

Kawal APBD 2026, Kemendagri Perketat Aturan Anggaran Stunting agar Tepat Sasaran

28 April 2026
News

Kondisi Memprihatinkan Kampung Adat Naga Tasikmalaya, Anton Charliyan Harap Solusi Banjir dan Perbaikan Infrastruktur

28 April 2026
Ekonomi

DPRD Dukung Berbagai Inovasi Optimalkan Kinerja BUMD Jabar.

27 April 2026
News

Narasumber dalam Nusantara Young Leaders, Menteri Nusron: Semua Kebijakan Harus Memanusiakan Manusia

27 April 2026
News

HPN Bekasi Raya 2026 Digelar 7–9 Mei, Sekaligus Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia

27 April 2026
Ekonomi

Stop Seremonial, tegas Ketua Fraksi PAN H. Eep Jamaludin: Fokus Kerja Nyata

27 April 2026
Next Post

Transformasi Sistem Manajemen Talenta, Ini Parameter yang Dikembangkan Ganis Badilum

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021