“Jembatan penghubung baru bisa dilewati orang saja, untuk kendaraan belum bisa melewati, dikhawatirkan akan merusak jembatan karena hanya menggunakan batang bambu. Jadi tidak pernah dibetonisasi atau dipermanen,” terang Aliyas.
Dia berharap, pemerintah Kota Depok memperhatikan dan segera melakukan pembuatan jembatan permanen, karena ini untuk kepentingan masyarakat Kota Depok khususnya warga Kelurahan Curug sehingga masyarakat yang ingin menuju makam atau ke Desa Curug tidak harus memutar terlalu jauh.
Senanda dengan Aliyas, Danramil 05/Sawangan, Kapten inf Ibrahim mengharapkan adanya perhatian Pemkot Depok dengan betonisasi jembatan supaya permanen dan lebih kuat.
“Belum ada perhatian pemerintah untuk memperbaiki jembatan dengan beton, akhirnya kami bergotong royong memperbaiki jembatan dengan menggunakan bahan yang ada,” ujar Kapten Inf Ibarahim saat ikut bergotong royong. (MR)












