Hanya saja, berbeda untuk posisi ketua umum. Pasalnya, sosok Presiden RI ke-5 itu masih diperlukan oleh para kader PDI Perjuangan. Apalagi, Megawati tidak pernah mencalonkan diri sebagai ketua umum, melainkan diminta oleh kader-kadernya untuk memimpin partai ini.
“Kenapa Bu Mega? Karena beliau pemersatu seluruh kader PDI Perjuangan, teguh pada prinsip dalam menjaga ideologi partai, serta memiliki hati dan strategi untuk memenangkan partai dan menjaga Indonesia. Kalau masih mampu dan yang terbaik, kenapa mesti diganti,” tandasnya.
Sementara Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat TB Hasanuddin mengungkapkan Rakerda ini merupakan sosialisasi dari Rakernas yang mengimplementasikan bagaimana nanti pentingnya tahapan demi tahapan dalam penyaringan ketua DPC dan DPD yang akan datang.













