Rapat ini turut dihadiri para pejabat TNI, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. H. TB. Chaerul Dwi Sapta, S.H, M.A.P, serta para Bupati dan Walikota, baik secara langsung maupun daring. Agenda utama rapat adalah mengevaluasi pelaksanaan TMMD 2024 dan menyusun rencana TMMD di 2025.
Kasad menegaskan bahwa, TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, untuk menjawab tantangan pembangunan di daerah pedesaan, perbatasan, daerah terisolasi, serta kawasan terdampak bencana. “TMMD memasuki fase baru dengan cakupan lebih luas yang dilaksanakan dalam empat tahap di 200 Kodim dan 15 Kodam, yaitu TMMD Ke-123 hingga Ke-126. Strategi ini dirancang untuk memastikan keberlanjutan akselerasi pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat pertahanan wilayah darat,” kutip Wakasad.












