“Ini kerja sistemik dari program pembinaan dan pengembangan prestasi taekwondo DKI Jakarta,” ujar Djunaedi yang biasa disapa Coki itu melalui keterangannya, Selasa (22/11).
Disisi lain, ketika dimintai keterangannya atas suksesnya TI DKI Jakarta mendominasi event nasional taekwondo tahun ini, Ketua Pengprov TI DKI Jakarta, Mayjen TNI (Purn) Ivan Paloleo mengatakan bahwa, semua keberhasilan ini berlangsung tidak secara tiba-tiba. Kita telah menyiapkan proses yang sistematis, berjenjang dan berkelanjutan. Tentunya melalui design program pembinaan usia dini yang dilaksanakan oleh klub-klub di DKI Jakarta.
“Pengprov TI DKI menyediakan ruang dan konsep pembinaan, Aktualisasi dan implementasi program latihan dan kualitas sentra pembinaan ada pada klub-klub. Sinergitas dan kolaborasi inilah yang menciptakan kekuatan Taekwondo di DKI. Kita bisa lihat titik kulminasinya di ajang-ajang open turnamen tanah air. Yang paling dekat misalnya kita lihat di liga taekwondo DKI dan kejuaraan Kapolri Cup III dan IV, dimana banyak atlet muda potensial DKI lahir dan di pantau dari ajang-ajang tersebut,” terang Ivan.










