Begitu pula ketika petani mengalami kesulitan air, para Babinsa diakuinya juga turut turun tangan. Mereka ikut merealisasikan program pipanisasi dan pompanisasi yang digagas oleh TNI Angkatan Darat bersama Kementerian Pertanian serta dinas terkait lainnya.
Menurut Ismail, keberadaan Babinsa itu tidak hanya sebatas bantuan teknis, tetapi juga memiliki makna sosial yang mendalam.
“Mereka para Babinsa tidak hanya memberikan bantuan secara fisik, tetapi juga ingin menumbuhkan rasa peduli, kebersamaan, dan memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan komitmen satuannya untuk selalu hadir di tengah rakyat sebagai representasi nyata TNI yang selalu dekat, responsif dan solutif terhadap setiap kesulitan rakyat.













