“Sederhananya coba bayangkan tiap Provinsi yang ada di Republik ini bikin kegiatan, lalu harus di dukung BUMN, bisa merugi lah negara karena BUMN juga punya pertanggungjawaban yang lain, kalau pun ada lebihnya uang BUMN tentu itu untuk CSR dan lagi BUMN itukan level Nasional, sedangkan daerah ada BUMD, satu hal lagi Mandalika dan Asian Games itu perhelatan pemerintah pusat dalam konteks negara bukan perhelatan pemerintah daerah, jangan pula ketika BUMN tidak mendukung lalu yang salah pasti Erick Thohir, itu berburuk sangka namanya, saya pikir yang sedang menjadi pejabat negara atau yang pernah menjadi pejabat negara, hilangkan lah cara – cara berpolitik begitu karena tak ada yang hebat di dunia ini, Fir’aun yang ngaku tuhan aja tenggelam di laut, aneh betul bikin kegiatan tapi ngeluhnya ke media sosial pula,” tandas Sayed yang juga lulusan pascasarjana UI ini.













