Tanggapan positif juga datang dari warga setempat. Ibu pendeta Eda Bennedik, salah satu tokoh agama mengatakan “Kami sangat berterima kasih kepada TNI, dan para majelis gereja yang peduli dengan gereja kami. Natal tahun ini terasa lebih spesial karena gereja terlihat lebih indah. Kebersamaan seperti ini membuat kami merasa diperhatikan dan semakin bersemangat,” ujarnya.
Warga berharap kolaborasi yang erat ini terus berlanjut untuk membangun kampung mereka menjadi lebih maju dan harmonis.
Dansatgas menambahkan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. “Melalui gotong royong ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga mitra masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik,” katanya.











