“Warga sering mengambil air bersih dari keluarga yang punya sumur. Itupun stoknya terbatas, karena lokasi tanah tandus susah untuk penggalian sumur, di dalam tanah banyak lempengan batu,” jelasnya.
Karenanya, dengan pembuatan sumur bor, Letkol Isnanto berharap, ini akan memberikan solusi permanen atau jangka panjang terhadap ketersediaan air bersih bagi warga.
Sementara Kades Sukorejo, Mohammad Nurhuda mengaku senang dengan program sumur bor. “Kesulitan warga akan air bersih akhirnya teratasi. Terima kasih Pak TNI,” ujarnya.
Seperti diketahui, untuk program KASAD TNI Manunggal Air Bersih di Trenggalek ada 5 titik sumur bor, di antaranya, di RT 57 RW 26 Dusun Geneng Sanan, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek (Lokasi TMMD 128).













