Selama bertugas, prajurit Garuda menjalankan mandat PBB untuk mendukung perlindungan masyarakat sipil dan stabilitas keamanan di tengah dinamika operasi, aktivitas kelompok bersenjata, keterbatasan infrastruktur, tantangan kemanusiaan, serta ancaman wabah Ebola di sejumlah wilayah.
Keberhasilan tersebut menegaskan komitmen TNI dalam mendukung perdamaian dunia sekaligus memperkuat diplomasi militer Indonesia di tingkat internasional. Prajurit Garuda tidak hanya menunjukkan profesionalisme TNI, tetapi juga merepresentasikan Indonesia dalam mengemban amanat konstitusi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.













