Secara khusus, ia juga berterima kasih kepada Ketua Indoboxing Laga Inau, H. Rana Nuralamsyah, yang telah memfasilitasi dan menjembatani komunikasi antara pihak yayasan dengan pemerintah daerah.
Meski menyambut baik penawaran program tersebut, Tedi mengungkapkan bahwa kebutuhan paling mendesak bagi lembaganya saat ini adalah revitalisasi sarana dan prasarana sekolah, khususnya pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB).
“Kami sudah beberapa kali mengajukan usulan revitalisasi bangunan, baik ke Pemerintah Kota maupun Pemerintah Provinsi. Sebelumnya memang sempat terkendala kelengkapan administrasi, tetapi saat ini semua persyaratan sudah kami lengkapi dan siap masuk dalam sistem pengajuan SPD tahun 2027,” jelas Tedi.
Dirinya menegaskan bahwa dorongan fasilitas yang memadai sangat krusial mengingat potensi besar yang dimiliki para siswa di Lembaga Al-Hidayah. Keterbatasan sarana tidak menghalangi mereka untuk mencetak prestasi hingga tingkat nasional.
Prestasi Utama: Juara Nasyid Tingkat Nasional & Lomba Azan Tingkat Nasional.
“Anak-anak di sini sangat berpotensi dan telah membuktikan prestasi mereka di tingkat nasional. Alangkah baiknya jika potensi besar ini ditunjang dengan fasilitas sarana dan prasarana yang maksimal,” pungkasnya. (Suslia)













