Sementara itu, sasaran non fisik mencakup berbagai penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti penyuluhan kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.
Sekda juga menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan TMMD tahun ini. “Program TMMD kali ini akan melewati bulan Ramadhan dan melibatkan lokasi yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Sendang, Karangrejo, Kauman, dan Bandung. Selain itu, cuaca yang sulit diprediksi menjadi tantangan tambahan. Oleh karena itu, perlu dilaksanakan Pra TMMD yang dijadwalkan mulai tanggal 26 Januari 2025,” jelasnya.
Mayor Arh Untung Wiyono, dalam keterangannya, menekankan pentingnya pelaksanaan rapat koordinasi ini. “Rapat koordinasi ini sangat krusial untuk memastikan bahwa semua pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai sasaran dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan TMMD. Dengan adanya sinergi dan koordinasi yang baik, diharapkan program TMMD ke-123 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Tulungagung,” ujarnya.










