Yana mengungkapkan, program Sabandung bukan hanya sebatas penyambung pangan melalui paket nasi. Lebih dari itu, merupakan wujud nyata dukungan moral guna mendongkrak motivasi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Alhamdulillah ini terbukti meskipun di tengah wabah tapi masyarakat Kota Bandung gotong royongnya luar biasa. Selama gotong royong dan kepedulian ini bisa dilakukan kenapa tidak dilakukan terus,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Mandalajati, Yana Rusmulyana mengungkapkan, wilayahnya tetap rutin menggelar Sabandung setiap minggu. Setiap pekan, pihaknya menyalurkan lebih dari 1.000 paket nasi.
“Semuanya di sini ada empat kelurahan, rata-rata itu minimal 250 bungkus nasi dibuat per kelurahan. Bahkan ada yang 300 bungkus. Waktu itu di Jatihandap sampai 500 bungkus. Masing-masing kelurahan buatnya beda-beda harinya. Tapi yang pasti seminggu sekali,” kata Rusmulyana.













