“Terkait dengan kecukupan listrik untuk periode Nataru, daya mampu pasok sebesar 44,4 Giga Watt (GW) dengan proyeksi beban puncak pada malam tahun baru sebesar 34,6 GW. Artinya dari sisi pasokan listrik PLN sangat mencukupi untuk mengcover seluruh kegiatan masyarakat dengan cadangan operasi sebesar 9,8 GW. Dengan cadangan yang cukup ini kami bisa melayani masyarakat dengan baik,” terangnya.
Darmawan menambahkan, stockpile batu bara, ketersediaan pasokan gas dan juga BBM untuk pembangkit berada di posisi aman secara nasional. PLN merancang sistem interkoneksi di mana ada pengaturan beban yang balance sehingga mampu memberikan pasokan listrik yang andal.
“Kami juga membangun digitalisasi tata kelola pembangkit kami, transmisi, distribusi, sampai layanan pelanggan. Sistem kelistrikan PLN tahun ini dalam keandalan terbaik sepanjang sejarah PLN,” pungkas Darmawan.













