Pertama, anak-anak yatim harus rajin belajar agar bisa bersekolah sampai jenjang tertinggi. Kedua, mempunyai cita-cita tinggi dan pantang menyerah. Ketiga, membangun persahabatan dengan kawan kawannya yang kelak akan terasa sangat bermanfaat.
Keempat, selalu mempertahankan nilai-nilai agama dan memiliki prinsip yang kokoh berdasarkan ajaran agama dalam menjalani kehidupan di tengah arus perkembangan zaman dan teknologi yang dapat menjerumuskan pada hal-hal yang menjauhkan generasi muda dari akhlaq yang sesuai tuntunan agama.
Putera Jember yang menjadi pengacara dan dosen di Jakarta itu juga mengingatkan hadirin bahwa orang-orang yang termasuk mendustakan agama adalah mereka yang tidak memperdulikan anak anak yatim.
Maka, Luthfi Yazid pun menyatakan bersyukur dan mendukung adanya pemberian santunankepada anak-anak yatim yang dilaksanakan oleh “Afsus Salam”, sebuah perkumpulan anak-anak remaja Muslim di Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Afsus Salam itu sendiri artinya adalah menebar salam.













